Catatan Hening (8)

14Jun08

Indahnya Bersyukur

 

Sekali lagi anakku merengek minta dibelikan sepeda strawberry. Sepeda penuh gambar sticker strawberry yang lagi ngetren. Anak-anak tetangga sudah banyak yang punya. Rupanya putri kecilku sudah mulai meminta dibelikan sesuatu yang dia inginkan.

Rencananya hari sabtu depan kami akan belikan sebuah sepeda strawberry untuknya. Tapi ternyata sebelum kami belikan, anak kami sudah punya sepeda “baru”, baru diservis.

Kebetulan, ada sepeda bekas milik sepupu saya yang sudah lama digantung didinding samping rumahnya. Oleh kakeknya (baca : bapak saya), sepeda dibersihkan, direparasi sedikit, lalu dibelikan accessoris secukupnya. Jadilah sepeda yang layak dipakai. Menerima hadiah sepeda bekas, putri kecilku ternyata sangat berbahagia. Sinar matanya begitu ceria, sangat bahagia. Sejak itu dia bisa bersepeda dengan teman-temannya meski sering diejek sepedanya bekas dan jelek. Sepertinya dia tidak peduli, bagi dia yang penting punya sepeda meski itu sepeda butut yang dipermak, tanpa dicat ulang.

 Melihat dia begitu bahagia dengan sepeda pengkengnya (Dia sebut sepeda pengkeng, maksudnya “pengkreng” yang dalam bahasa jawa berarti agak miring kesamping), saya tersadar bahwa betapa nikmatnya hidup kalau kita bisa menerima keadaan. Apapun adanya anugerah yang kita terima, susah senang, sesuai atau tidak dengan harapan dan keinginan kita, kalau kita ikhlas menerimanya, semua akan menjadi indah.

Kenikmatan mendapatkan sesuatu yang kita inginkan akan berlimpah ketika kita bersyukur dan bisa menerimanya sengan sepenuh hati, apapun itu. Begitu banyak yang sudah kita dapatkan dalam kehidupan ini, maka bersyukur dan menerima apa adanya adalah anugerah kehidupan yang sebenarnya.

Meski hanya sepeda bekas, bukan sepeda baru, tapi anakku menerimanya dengan suka hati, sepeda itu terasa sebagai anugerah terindah baginya. Seperti dia yang menjadi  anugerah terindah bagi keluarga kami.

Suatu hari nanti, kami pasti akan belikan sepeda baru untukmu, nak. Benar-benar baru dan model terbaru.



No Responses Yet to “Catatan Hening (8)”

  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: