Catatan Hening (5)
29Mar08
Berhenti sejenak dari riuh hidup
Mencoba menggali hati, mengurai masa
Memadamkan merah, memutihkan jiwa
Dua puluh empat jam saja
Menghamba diri sepenuh jiwa padaNya
Berharap cerah menjelang
Mengganti gulita tidak berujung
Selamat hari raya nyepi tahun baru caka 1930
Laban, 9 Maret 2008
Aku pergi bukan berlari
Menghindar bukan sembunyi
Hanya berharap jeda
Sejenak masa untuk merenung
Menginsafi yang telah terjadi
Mencari jalan untuk berbenah
Menuju terang yang sempurna
Laban, Hari Nyepi 2008
Filed under: Religi dan spiritual | Leave a Comment
No Responses Yet to “Catatan Hening (5)”