Catatan Hening (10)
Aku diam bukan bisu
Aku diam bukan enggan
Aku diam bukan tidak peduli
Aku diam bukan pengecut
Tapi
Diamku adalah kata-kataku
Diamku adalah keinginanku
Diamku adalah perasaanku
Diamku untuk bermakna
Laban, 12 Juni 2008
Kupilih kau bukan tanpa pilihan
Kupilih kau bukan tanpa tujuan
Padamu kusandarkan harapan
Padamu kusandarkan angan
Meski kian nyata adanya
Kau bukan pilihan terbaik
Tapi kuterima sebagai pilihan
Karena janji tidak bisa ditarik
Meski luka kian menganga
Laban, 12 Juni 2008
Ketika kata tidak lagi bermakna
Ketika maki kian menggema
Hati tidak lagi berkuasa
Hampa meraja
Kembalilah pada hening
Bicaralah dengan diam
Terang pun menjelang
Laban, 12 Juni 2008
Filed under: Religi dan spiritual | Leave a Comment
Bunga wijaya kusuma kami akan berbunga untuk kesekian kalinya. Kelopak bunganya sudah menggembung, tinggal menunggu waktu untuk merebak.
Ada empat kuncup bunga, yang dua kuncup sudah mekar rabu malam kemarin. Tinggal dua kuncup lagi yang saya yakin pasti hari kamis malam ini.
Bunga ini memang kalau berbunga hanya pada malam hari dan mampu bertahan semalam. Karena itu kali ini saya pun bertekad ingin melihat lagi proses merekahnya kuncup – kuncup itu menjadi bunga yang indah, setelah sekian lama selalu “ditilap” sejak waktu pertama bunga kami mulai berbunga. Memang waktu pertama kali bunga yang kami tanam ini berbunga, kami sekeluarga sempat menunggui proses mekarnya kelopak hingga merekah dan menebarkan wanginya yang sempurna. Tapi setelah itu setiap kali tanaman ini berbunga kami selalu ketinggalan proses itu. Kami hanya dapati bunga yang sudah mekar, bahkan tak jarang pada pagi harinya kami dapati bunga yang sudah menutup kelopak layunya.
Pukul 18.15 WIB, saya berniat memanggil tukang pijat, tapi niat itu saya urungkan karena saya melihat kuncup-kuncup bunga wijaya kusuma kami mulai menggembung. Putri kami dan saya mengambil kursi dan duduk menghadap bunga itu, tapi setelah berlalu lima menit, putri saya merengek minta masuk kedalam rumah karena ingin bermain puzzle kayu. Saya pun membawa masuk tanaman dalam pot tersebut kedalam rumah. Sambil menemani si kecil main, mata saya tetap mengawasi perubahan yang terjadi pada kuncup itu.
Setengah jam berlalu tanpa tanda-tanda kuncup akan merekah. Hingga pukul 19.35WIB, satu kuncup mulai membuka ujung kuncupnya. Hati saya bergetar melihat kejadian itu.. Ya Tuhan indah sekali proses ini. Pukul 20.05 WIB ujung kuncup yang satunya membuka. Sambil berharap-harap cemas seperti menantikan kelahiran seorang bayi dan terus berusaha mati-matian untuk menahan kantuk yang menyerang sekaligus menghadapi rengekan putriku yang minta perhatian, sambil terus berusaha memetik kuncup-kuncup itu. Sampai akhirnya dia tertidur. Saya berusaha sabar menanti merebaknya kelopak kedua kuncup ini menjadi kuntum bunga yang sempurna mekarnya. Saya menguatkan diri, inilah saatnya melakukan ujian kesabaran.
Mulai dari ujung kuncup yang membuka dengan diameter 1cm, terus membuka perlahan – lahan sampai akhirnya pukul sepuluh malam tepat kedua kuncup itu merekah hampir bersamaan menebarkan wangi yang begitu harum dan keindahan yang begitu menakjubkan.
Ya Tuhan, bunga-bunga itu sangat indah dan harum. Rasanya “pengorbanan saya dan putri kami selama empat jam terbayar lunas. Beginikah rasanya kalau kesabaran dan usaha yang telah kita lakukan akhirnya membuahkan hasil. Kenikmatan yang tiada tara. You really get what you give.
Filed under: Religi dan spiritual | Leave a Comment
Catatan Hening (9)
Kamu bertanya padaku
Mereka pun bertanya padaku
Lalu pada siapa ku bertanya
Seribu tanya tanpa jawaban
Biar raja waktu yang menjawab
Laban, 19 Juni 2008
Hati itu telah hancur
Lulu lantak oleh gempuran badai
Sekian lama terhempas
Diombang-ambing pasang
Atas nama kesetiaan dan cinta
Mengapung tak tentu arah
Mengikuti gelombang tak berbatas
Menari tarian rasa
Bernyanyi lagu jiwa
Terdampar atau karam jadinya?
Geliat waktu yang bicara
Laban, 19 Juni 2008
Bicara aku salah
Diam pun masih salah
Harus bagaimana lagi
Aku ungkapkan
Bahwa aku pun punya rasa
Harga diri itu masih ku punya
Laban, 19 Juni 2008
Filed under: Religi dan spiritual | Leave a Comment
Catatan Hening (8)
Indahnya Bersyukur
Sekali lagi anakku merengek minta dibelikan sepeda strawberry. Sepeda penuh gambar sticker strawberry yang lagi ngetren. Anak-anak tetangga sudah banyak yang punya. Rupanya putri kecilku sudah mulai meminta dibelikan sesuatu yang dia inginkan.
Rencananya hari sabtu depan kami akan belikan sebuah sepeda strawberry untuknya. Tapi ternyata sebelum kami belikan, anak kami sudah punya sepeda “baru”, baru diservis.
Kebetulan, ada sepeda bekas milik sepupu saya yang sudah lama digantung didinding samping rumahnya. Oleh kakeknya (baca : bapak saya), sepeda dibersihkan, direparasi sedikit, lalu dibelikan accessoris secukupnya. Jadilah sepeda yang layak dipakai. Menerima hadiah sepeda bekas, putri kecilku ternyata sangat berbahagia. Sinar matanya begitu ceria, sangat bahagia. Sejak itu dia bisa bersepeda dengan teman-temannya meski sering diejek sepedanya bekas dan jelek. Sepertinya dia tidak peduli, bagi dia yang penting punya sepeda meski itu sepeda butut yang dipermak, tanpa dicat ulang.
Melihat dia begitu bahagia dengan sepeda pengkengnya (Dia sebut sepeda pengkeng, maksudnya “pengkreng” yang dalam bahasa jawa berarti agak miring kesamping), saya tersadar bahwa betapa nikmatnya hidup kalau kita bisa menerima keadaan. Apapun adanya anugerah yang kita terima, susah senang, sesuai atau tidak dengan harapan dan keinginan kita, kalau kita ikhlas menerimanya, semua akan menjadi indah.
Kenikmatan mendapatkan sesuatu yang kita inginkan akan berlimpah ketika kita bersyukur dan bisa menerimanya sengan sepenuh hati, apapun itu. Begitu banyak yang sudah kita dapatkan dalam kehidupan ini, maka bersyukur dan menerima apa adanya adalah anugerah kehidupan yang sebenarnya.
Meski hanya sepeda bekas, bukan sepeda baru, tapi anakku menerimanya dengan suka hati, sepeda itu terasa sebagai anugerah terindah baginya. Seperti dia yang menjadi anugerah terindah bagi keluarga kami.
Suatu hari nanti, kami pasti akan belikan sepeda baru untukmu, nak. Benar-benar baru dan model terbaru.
Filed under: Religi dan spiritual | Leave a Comment
Jenis-Jenis Container
Postingan ini saya buat dengan harapan bisa memberi sedikit bantuan untuk menentukan jenis container yang mana yang cocok untuk digunakan memuat cargo kita.
Berdasarkan ukuran, container dibedakan menjadi container 20ft, 40ft, 40HC ft dan 45 ft. sedangkan berdasarkan jenis cargo muatan dikenal dengan dry, reefer, dan special container.
Berikut adalah penjelasan mengenai tipe dan ukuran container yang saya peroleh dari daftar equipment standar internasional di sebuah pelayaran yang sering saya pakai untuk mengirim cargo saya. Tapi perlu diingat bahwa dimensi container bisa bervariasi pada masing-masing seri container, meski tidak terlalu signifikan.
Dry containers
Terdapat beberapa ukuran dan model/jenis Container dry:
- 20′ dengan payload (Bisa memuat) sampai 28.3 metrik ton. Tapi perlu diingat standar yang diperbolehkan pengelola pelabuhan tidak sama di masing – masing negara. Untuk di Indonesia, rata-rata untuk pengiriman internasional hanya diperbolehkan sampai maksimum 20ton, demikian juga di wilayah sebagian besar Asia. Sedangkan di Chili dan sebagian besar negara Amerika Tengah maksimum 18ton.
- 40′ – baik yang standard 8′6″ and maupun 9′6″ high cube – dengan payload sampai 30.4 metrik ton. Batas muatan yang diperbolehkan biasanya sampai 27 – 28 ton. Kalau di wilayah Amerika Serikat malah hanya 25ton.
- 45′ – dengan ukuran 9′6″ high cube – dengan total kapasitas 86 meter kubik.
Dry/steel atau Dry/aluminium
|
Type |
Exterior |
Interior |
Weight |
Door Opening |
|||||||
|
Length |
Width |
Height |
Length |
Width |
Height |
Gross |
Tare |
Net |
Width |
Height |
|
|
20′ Steel Dry Cargo Container
|
20′-0” |
8′-0” |
8′-6” |
19′-4 |
7′-8 |
7′-9 |
52,910lb |
5,140lb |
47,770lb |
7′-8 |
7′-5 |
|
67,200lb |
5,290lb |
61,910lb |
|||||||||
|
6.058m |
2.438m |
2.591m |
5.898m |
2.352m |
2.385m |
24,000kg |
2,330kg |
21,670kg |
2.343m |
2.280m |
|
|
30,480kg |
2,400kg |
28,080kg |
|||||||||
|
40′ Steel Dry Cargo Container
|
40′-0” |
8′-0” |
8′-6” |
39′-5 |
7′-8 |
7′-9 |
67,200lb |
8,820lb |
58,380lb |
7′-8 |
7′-5 |
|
12.192m |
2.438m |
2.591m |
12.032m |
2.352m |
2.385m |
30,480kg |
4,000kg |
26,480kg |
2.343m |
2.280m |
|
|
40′ Hi-Cube Steel Dry Cargo Container
|
40′-0” |
8′-0” |
9′-6” |
39′-5 |
7′-8 |
8′-9 |
67,200lb |
9,260lb |
57,940lb |
7′-8 |
8′-5 |
|
12.192m |
2.438m |
2.896m |
12.032m |
2.352m |
2.69m |
30,480kg |
4,200kg |
26,280kg |
2.343m |
2.585m |
|
|
45′ Hi-Cube Steel Dry Cargo Container
|
45′-0” |
8′-0” |
9′-6” |
44′-5 7/10” |
7′-8 19/32” |
8′-10 17/64” |
67,200lb |
10,858lb |
56,342lb |
7′-8 |
8′-5 |
|
71,650lb |
10,360lb |
61,290lb |
7′-8 |
8′-5 |
|||||||
|
13.716m |
2.438m |
2.896m |
13.556m |
2.352m |
2.698m |
30,480kg |
4,870kg |
25,610kg |
2.340m |
2.585m |
|
|
32,500kg |
4,700kg |
27,800kg |
2.340m |
2.585m |
|||||||
Beberapa pelayaran menyedikan container untuk kebutuhan khusus, misalnya ,
- Container yang dilengkapi dengan beams hanger yang digunakan untuk mengirim garment/ baju dengan digantung tanpa packing karton,
- Container dengan extra payload atau ukuran pintu lebih besar untuk muatan dengan berat dan dimensi lebih besar.
- Bull rings dan lashing bars untuk pengikat cargo
- Container yang berjendela (Ventilated containers) untuk hasil bumi yang membutuhkan sirkulasi udara misalnya kopi, coklat, bawang merah, bawang putih, dll.
Reefer
Sedangkan untuk barang- barang perishable yang membutuhkan perlakuan khusus misalnya ikan, sayur, buah baik segar maupun beku, kita bisa menggunakan container reefer yang dilengkapi dengan mesin pendingin yang bisa kita atur suhu container sesuai kebutuhan. Detail penanganan perishable cargo akan dijelaskan peda kesempatan yang lain. Sehingga kualitas dan daya tahan cargo tetap terjaga sampai diterima buyer di negara tujuan.
|
Type |
Exterior |
Interior |
Weight |
||||||
|
Length |
Width |
Height |
Length |
Width |
Height |
Gross |
Tare |
|
|
|
20′ M.G.S.S. Refrigerated Container
|
20′-0” |
8′-0” |
8′-6” |
18′- 17/32” |
7′-6 15/32” |
7′-5 39/54” |
67,180lb |
6,700lb |
|
|
6.058m |
2.438m |
2.591m |
5.5m |
2.298m |
2.276m |
30,480kg |
3,040kg |
|
|
|
20′ Aluminum Refrigerated Container
|
20′-0” |
8′-0” |
8′-6” |
17′-9 15/16” |
7′-6” |
7′-3 63/64” |
52,800lb |
6,314lb |
|
|
6.058m |
2.438m |
2.591m |
5.543m |
2.286m |
2.235m |
24,000kg |
2,870kg |
|
|
|
40′ M.G.S.S. Hi-Cube Refrigerated Container
|
40′-0” |
8′-0” |
9′-6” |
37′-11 55/64″ |
7′-6 15/32” |
8′-4 5/32” |
74,960lb |
9,150lb |
|
|
12.192m |
2.438m |
2.896m |
11.579m |
2.298m |
2.544m |
34,000kg |
4,150kg |
|
|
|
40′ Hi-Cube Aluminum Refrigerated Container
|
40′-0” |
8′-0” |
9′-6” |
38′-1 13/32″ |
7′-6” |
8′-2 23/32” |
67,200lb |
9,480lb |
|
|
12.192m |
2.438m |
2.896m |
11.618m |
2.286m |
2.507m |
30,480kg |
4,300kg |
|
|
Biasanya container-container reefer ini dilengkapi dengan fitur-fitur khusus seperti :
- Dehumidification system yang menjamin suhu dan kelembaban container.
- Bahkan Super freezer container bisa menjaga suhu terenda pada -60°C/ -76°F
Special equipment Container
Untuk cargo – cargo khusus baik dimensi maupun beratnya melebihi batas maksimal penggunaan container biasa, terdapat container khusus yang disediakan untuk barang-barang tersebut.
- flat racks dan artificial tween decks (ATD) baik 20′ and 40′, yaitu container yang tidak memiliki dinding atau atap permanen atau dinding containernya bisa dibuka-tutup sesuai kebutuhan. Cocok untuk proses pemuatan barang dari atas maupun samping container. Biasanya digunakan untuk mesin-mesin berat, pipa, dll.
- Open Top container, 20′ and 40′ yang atapnya bisa terbuka atau ditutup dengan terpal.
|
Type |
Exterior |
Interior |
Weight |
||||||
|
Length |
Width |
Height |
Length |
Width |
Height |
Gross |
Tare |
Net |
|
|
20′ Full Height Open Top Container
|
20′-0” |
8′-0” |
8′-6” |
19′-4 4/5” |
7′-8 4/5” |
7′-8 3/5” |
67,200lb |
5,140lb |
62,060lb |
|
52,910lb |
5,310lb |
47,600lb |
|||||||
|
6.058m |
2.438m |
2.591m |
5.898m |
2.352m |
2.348m |
30,480kg |
2,330kg |
28,150kg |
|
|
24,000kg |
2,410kg |
21,590kg |
|||||||
|
20 ‘ Flat Rack Container with Four Freestanding Posts
|
20′-0” |
8′-0” |
8′-6” |
18′-6 7/16” |
6′-7 59/64” |
6′-9 39/64” |
66,140lb |
6,150lb |
59,990lb |
|
6.058m |
2.438m |
2.591m |
5.650m |
2.030m |
2.073m |
30,000kg |
2,790kg |
27,210kg |
|
|
20′ Flat Rack Container with Collapsible Ends
|
20′-0” |
8′-0” |
8′-6” |
18′-5 31/32” |
7′-3 23/32” |
7′-3 59/64” |
74,950lb |
6,370lb |
68,580lb |
|
6.058m |
2.438m |
2.591m |
5.638m |
2.228m |
2.233m |
34,000kg |
2,890kg |
31,110kg |
|
|
40′ Flat Rack Container with Four Freestanding Posts
|
40′-0” |
8′-0” |
8′-6” |
38′-7 15/16” |
6′-7 59/64” |
6′-4 1/2” |
99,210lb |
11,908lb |
87,302lb |
|
12.192m |
2.438m |
2.591m |
11.784m |
2.030m |
1.943m |
45,000kg |
5,400kg |
39,600kg |
|
|
40′ Flat Rack Container with Collapsible Ends
|
40′-0” |
8′-0” |
8′-6” |
38′-7 39/64” |
7′-3 23/32” |
6′-4 61/64” |
99,210lb |
10,800lb |
89,410lb |
|
12.192m |
2.438m |
2.591m |
11.752m |
2.374m |
1.955m |
45,000kg |
4,900kg |
40,100kg |
|
|
40′ Full Height Open Top Container
|
40′-0” |
8′-0” |
8′-6” |
39′-7” |
7′-8 9/10” |
7′-8 3/5” |
67,200lb |
9,499lb |
57,701lb |
|
12.192m |
2.438m |
2.591m |
12.032m |
2.352m |
2.348m |
30,480kg |
4,300kg |
26,180kg |
|
|
40′ Hi-Cube Hanger Container
|
40′-0” |
8′-0” |
9′-6” |
39′-5 45/64″ |
7′-8 19/32″ |
8′-9 15/16″ |
67,200lb |
9,172lb |
58,028lb |
|
12.19m |
2.44m |
2.90m |
12.03m |
2.35m |
2.69m |
30,480kg |
4,200kg |
26,280kg |
|
Filed under: Bisnis dan keuangan | 30 Comments
Catatan Hening (7)
Sore ini saya musti entri data dokumen pengiriman barang. Karena anak saya pingin main di teras, akhrinya kerjaan saya kerjakan di teras. Sambil kerja, sambil nemenin anak main. Wow nikmatnya.
Sebentar kemudian, lewat di jalan depan rumah seorang Bapak tua penjual es jolly yang sedang menuntun sepeda usangnya berkeliling kampung menjajakan jualannya, es jolly dengan menggoyang-goyangkan lonceng besinya. Ting – ting – ting memanggil pembeli. Ya, Bapak ini bapak yang sama ketika dulu waktu kami masih kecil selalu dibuat menangis. Merengek pada ibu untuk dibelikan es jolly. Adik-adik saya bahkan dalam sehari bisa menikmati es jolly sampai dua atau tiga kali, tergantung berapa kali Bapak itu lewat jalan depan rumah kami.
Sekarang, kami sudah tumbuh dewasa, bahkan saya sendiri sudah berkeluarga dengan satu putri, sementara adik-adikku sudah lulus kuliah dan sudah bekerja dengan gaji yang lumayan. Tapi, Bapak itu masih saja berjualan es jolly dan dengan sepeda yang sama ketika kami jadi pelanggannya dua puluh tiga tahun lalu. Entah rela atau terpaksa.
Sejenak saya berpikir, betapa kami sangat beruntung telah berhasil mengubah jalan hidup kami menjadi lebih baik dari kehidupan yang musti dilalui orang tua kami waktu kami masih kecil.
Saya jadi teringat kata-kata ibu yang sering kali diucapkan ketika kami sedang putus asa dalam belajar. “Kalian harus sekolah. Biar orang tuamu hanya lulusan SD dan kerjanya macul di sawah, anak-anaknya harus sarjana supaya tidak jadi orang susah seperti bapak dan ibu.”
Saya tidak bisa membayangkan andai kami tidak disekolahkan oleh orang tua kami, mungkin sekarang ini kami harus memeras keringat di sawah berjibaku agar sawah kami menghasilkan panenan yang banyak. Menjalani kehidupan yang sama dengan orang tua kami pada waktu kami masih kecil. Mungkin saya tidak bisa menikmati enaknya kerja di rumah sambil bermain dengan anak saya, adik laki-laki saya mungkin tidak akan jadi seorang manajer diusia muda, dan adik perempuan saya tidak akan jadi dosen, cita-cita impiannya.
Memang sekolah tidak menjamin seseorang menjadi orang sukses, tapi setidaknya dengan bersekolah orang menjadi terdidik untuk bisa mengubah jalan hidupnya menjadi lebih baik.
Ah.. hidup kami lebih beruntung dari pada Bapak penjual es yang telah menjalani kehidupan yang sama selama lebih dari separoh umurnya.
Filed under: Religi dan spiritual | Leave a Comment
Bangkit
Indonesia sedang meriahnya merayakan momen kebangkitan bangsa ke 100 tahun. saya pun terhenyak sesaat ketika melihat begitu megahnya perayaan di senayan waktu itu. saya jadi teringat dulu ketika jaman orde baru perayaan – perayaan model seperti ini sering sekali diselenggarakan. ribuan siswa membentuk konfigurasi gambar presiden, simbol-simbol negara, dan melakukan atraksi-atraksi berbau nasionalisme. eh.. setelah sibuk reformasi dan gejolak sosial politik yang mengikutinya, sepertinya pemerintah lupa bahwa masih ada sebagian kecil rakyat yang masih menantikan acara-acara serupa, termasuk saya mungkin.
tak terasa saya pun terimbas untuk melakukan gerakan kebangkitan diri saya. sempat merenung beberapa waktu, meresapi yang sudah saya kerjakan, sedang saya kerjakan, mangkrak saya kerjakan. saya daftar impian – impian saya, harapan saya, serta tujuan hidup saya.
akhirnya.. saya pastikan bahwa inilah waktunya saya juga harus ikut bangkit, bangkit dari tidur yang cukup lelap, bangkit dari kemangkrakan, bangkit dari zona nyaman hidup saya, dan bangkit dari keengganan melangkah.
tararram… jadilah saya mula menulis lagi di blog ini.. setelah sekian lama terkesampingkan oleh malas, kesibukan, dan segala macam alasan yang sengaja dibuat atau memang begitu adanya.
I’m back now..
Filed under: Religi dan spiritual | Leave a Comment
Catatan Hening (5)
Berhenti sejenak dari riuh hidup
Mencoba menggali hati, mengurai masa
Memadamkan merah, memutihkan jiwa
Dua puluh empat jam saja
Menghamba diri sepenuh jiwa padaNya
Berharap cerah menjelang
Mengganti gulita tidak berujung
Selamat hari raya nyepi tahun baru caka 1930
Laban, 9 Maret 2008
Aku pergi bukan berlari
Menghindar bukan sembunyi
Hanya berharap jeda
Sejenak masa untuk merenung
Menginsafi yang telah terjadi
Mencari jalan untuk berbenah
Menuju terang yang sempurna
Laban, Hari Nyepi 2008
Filed under: Religi dan spiritual | Leave a Comment
Catatan hening (6)
Bunda,
Hari ini kami belajar menggambar
Lalu, ku gambar wajah bunda yang sejuk
Wajah ayah yang bijak
Wajah cantik adik Lala,
Juga wajah sabar Bi Inah
Tak lupa rumah indah kita
Ku warnai dengan cinta
Ku bingkai dengan hati
Karena akan kupersembahkan untukmu,
Atas cinta yang kau beri
Bunda,
Simpan gambarku ini
Karena hanya ini yang akan kubawa
Sekaligus kutinggalkan untuk kalian
Bukan karena tidak sayang
Tapi memenuhi panggilan takdir
(untuk (alm) Bennet dan Ezra kecil)
Laban, 27 Maret 2008
Filed under: Religi dan spiritual | 2 Comments
Melanjutkan pembahasan sebelumnya mengenai perijinan dan prosedur ekspor, bahasan kali ini akan membicarakan masalah shipment term, yaitu moda atau model pengapalan / pengiriman barang.Pada umumnya pengiriman barang bisa dilakukan via laut dengan kapal (seafreight) dan via udara dengan pesawat terbang (airfreight.) Seafreight cocok digunakan untuk barang dengan volume banyak baik dalam arti kubikasi maupun berat, tetapi tentunya memerlukan jangka waktu pengiriman yang lebih lama. Sedangkan airfreight cocok untuk barang dengan volume kecil baik berat maupun kubikasinya, dengan kelebihan jangka waktu pengiriman lebih pendek. Untuk seafreight bisa menggunakan container atau loose cargo atau juga dikenal dengan nama bulk cargo atau cargo curah.
Bulk atau loose cargo adalah cargo yang dikirim dengan tidak menggunakan container tetapi langsung dimuat diatas deck kapal baik deck atas maupun dalam deck. baik dengan atau tanpa kemasan karung. Biasanya barang – barang dimuat adalah barang curah misalnya pasir, hasil tambang, pupuk, jagung, dll.
Untuk cargo yang menggunakan container kita mengenal istilah FCL dan LCL. FCL atau full container loaded digunakan untuk suatu container yang digunakan oleh satu orang shipper (pengirim barang) secara ekslusif untuk pengirimannya sendiri. Artinya berapapun jenis barang yang dimaksud selama container itu digunakan oleh satu shipper istilah FCL digunakan. Misalnya, satu eksporter akan mengirim barang berupa furniture, barang elektronik ke suatu negara memerlukan container 20 ft dan digunakan sendiri khusus untuk barangnya, maka pengiriman model ini disebut FCL.
Istilah LCL (less container loaded) artinya container memuat beragam barang milik dari beberapa shipper. Dalam hal ini si pemilik barang akan mengumpulkan barang-barangnya kepada konsolidator yang akan menggabungkan banyak barang supaya bisa dimuat dalam satu container untuk dikirim ke negara tujuan. Biasanya, seluruh barang dikumpulkan di gudang konsolidator dan dimuat oleh konsolidator dalam satu container lalu dikirim ke pelabuhan transit, biasanya Singapura, kemudian di bongkar dan dikumpulkan lagi ke dalam satu kontainer dengan barang – barang lain untuk tujuan negara yang sama.Container sendiri ada beberapa jenis dan ukuran.
Berdasarkan ukuran, container ada yang 20ft, 40ft, 40HCft (highcube atau jumbo)ft dan 45ft. sedangkan berdasarkan tipe, container ada steel dry ( dry container) atau kontainer untuk barang – barang kering), reefer container (untuk barang basah dan segar), tank container ( untuk barang cair), flat rack container (container flat tanpa dinding samping dan atas untuk barang yang tidak bisa dimuat dengan container tertutup biasanya mesin-mesin dll, open top container (container dengan atap terbuka tapi tetap ada dinding samping).
Penentuan rate atau freight untuk FCL ditentukan berdasarkan berapa unit container yang dipakai, tipe dan ukuan container serta kemana container dikirim. Sedangkan, rate atau freight untuk LCL ditentukan berdasarkan kemana barang dikirim dan berapa volume kubikasinya atau beratnya, mana yang lebih besar. Demikian juga halnya dengan pada airfreight, berdasarkan volume kubikasi atau berat.
Berdasarkan kondisi penerimaan dan pengiriman barang oleh agen seafreight dan airfreight, dikenal istilah CY – CY atau Port – Port yang artinya barang diterima oleh pihak agen di pelabuhan muat dan dikirim hanya sampai pelabuhan bongkar. Sedangkan Door – Door, berarti barang diambil oleh agen di gudang pengirim dan dikirim sampai gudang penerima. Sedangkan istilah CFS – CFS, berarti barang diterima di gudang konsolidator pelabuhan muat dan dikirim hanya sampai gudang konsolodator pelabuhan bongkar. Tetapi tidak menutup kemungkinan adanya kombinasi misalnya CY – Door, atau Door – Port, dll.
Demikian dulu bahasan mengenai shipment term, pada kesempatan lain akan dibahas masalah lain yang tentunya masih berhubungan dengan kegiatan ekspor dan impor. Semoga bermanfaat.
Filed under: Bisnis dan keuangan | Leave a Comment
Cari
-
Blogroll
Entri Terkini
Kategori
- Bisnis dan keuangan (3)
- Religi dan spiritual (13)